News

Pemimpin oposisi Tanzania kembali ke rumah setelah dua tahun di pengasingan – SABC News

Pemimpin oposisi Tanzania dan mantan calon presiden Tundu Lissu kembali ke rumah setelah lebih dari dua tahun di pengasingan di Eropa untuk bersorak-sorai pada hari Rabu, setelah pemerintah mencabut larangan demonstrasi politik.

Mantan anggota parlemen dan pengkritik keras pemerintah, Lissu awalnya meninggalkan negara itu untuk mencari perawatan di luar negeri setelah dia ditembak 16 kali, sebagian besar di perut bagian bawah, dalam serangan oleh pria bersenjata tak dikenal di ibukota administratif Dodoma pada 2017.

Dia telah ditangkap delapan kali dalam setahun menjelang serangan itu. Lissu disambut oleh sekelompok besar pendukungnya di Bandara Internasional Julius Nyerere, sebelum berpidato di rapat umum di ibu kota komersial Dar es Salaam.

Dia terlihat melambai-lambaikan bendera partai CHADEMA sambil duduk di atas mobil saat dia menyapa para pendukung yang berkumpul di sepanjang jalan dan mengikutinya dengan berjalan kaki, mobil dan sepeda motor.

Lissu telah kembali selama beberapa bulan pada tahun 2020 untuk menantang Presiden John Magufuli dalam pemilihan. Namun, tak lama setelah pemilihan ia melarikan diri ke kediaman duta besar Jerman setelah menerima ancaman pembunuhan, dan kemudian meninggalkan negara itu lagi.

Awal bulan ini, Presiden Samia Suluhu Hassan mencabut larangan unjuk rasa politik, lebih dari enam tahun setelah pendahulunya Magufuli memberlakukan tindakan yang sering menyebabkan pertikaian antara pemimpin oposisi dan polisi.

Di bawah kebijakan, yang mulai berlaku pada tahun 2016, politisi terpilih diizinkan untuk melakukan aksi unjuk rasa di daerah pemilihan mereka, tetapi aksi unjuk rasa atau protes politik lainnya dilarang.

Selama masa jabatan pertamanya, Magufuli mendapat pujian karena banyak berinvestasi dalam proyek infrastruktur dan memimpin kampanye antikorupsi, tetapi para kritikus menuduh pemerintahnya tidak toleran dan menindak suara-suara kritis.

Pemerintah pada saat itu membantah perbedaan pendapat yang mencekik. Magufuli meninggal dunia pada Maret 2021 akibat penyakit jantung yang telah dideritanya selama satu dekade.

Video: Pemimpin oposisi Tanzania kembali dari pengasingan

Di masa pertaruhan https://haloeastereggs.net/ semacam selagi ini, selagi ini member yang sudi merasakan keseruan didalam game toto sgp pula telah amat gampang. Sebab sementara ini member memadai berbekal ponsel pandai serta jaringan internet baik supaya mampu tersambung bersama dengan website togel online https://unitoto.org/ yang terdapat di internet google. Dengan berbekal handphone tentunya kala ini member sanggup bersama mudah membeli nilai nasib bersama dengan cara mudah di mana serta andaikan https://minneapolisundergroundfilmfestival.com/